Gambar sama judul tulisan tidak sama? Karena beberapa hari yang lalu sudah nonton Ninja Assain jadi plaintext atau pesan yang akan disandikan seikit berbau film ini.

Pada perkembangan selanjutnya kode kaisar ini mengalami pengembangan gagasan pada pembuatan kunci. Gagasan kunci ini disebut polyalphabetic. Kunci ini dapat berupa apa saja, seperti nama, alamat, kantor, dan lain-lain yang penting masih menggunkan karakter alphabet.

Penggunaan kunci pada kode kaisar ini tidak boleh adanya pengulangan huruf, seperti ‘DODISPUTRA’ akan menjadi ‘DOISPUTRA’. Kita langsung mempraktikan saja, misalkan plaintext yang diberikan ‘NINJA ASASSIN MEMANG KEREN’ dengan kunci ‘DODIS PUTRA’.
pi : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
ci : D O I S P U T R A B C E F G H J K L M N Q V W X Y Z
Plaintext    : NINJA ASASSIN MEMANG KEREN
Kunc         : DODIS PUTRA
Chipertext : GIGB DDMD MMAG FPFD GTCP LPG
Hal yang sama dilakukan juga bila menggunakan lebih dari satu kunci (K= 1+n). perbedaannya ada pada pengkodean plaintext/ pesannya saja, bila mempunyai 2 kunci, pengkodean pesan terjadi dua kali. Setelah dikodekan pada K1 kemudian lihat P2 dan kodekan pesan tersandi pertama pada K2. Contoh untuk 2 kunci :
P1 : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
K1 : D O I S P U T R A B C E F G H J K L M N Q V W X Y Z
P2 : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
K2 : N O T B A R E G C D F H I J K L M P Q S U V W X Y Z
Plaintext    : NINJA ASASSIN MEMANG KEREN
K1            : DODIS PUTRA
K2            : NONTON BARENG
Chipertext : ECEO BBIB IINE RLRB ESTL HLE
Pendistribusian/ penempatan kunci lebih dari satu (K=1+n) dapat menggunakan beberapa metode. Metode ini terdiri dari beberapa bagian, antara lain blok, karakter dan zig-zag.
Metode Blok
Metode ini melakukan enkripsi menggunakan blok dengan membagi text asli/ plaintext menjadi blok-blok dengan setiap blok mengandung beberapa karakter biasanya 3 atau lebih per blok tergantung perjanjian. Data yang digunkan adalah contoh 2 diatas:
Plaintext  : NINJ AASA SSIN MEMA NGKE RENX
              K1   K2   K1   K2   K1   K2
Chipertext : GIGB BBIB MMAG RLRB GTCP HLEX
              K1   K2   K1   K2    K1  K2
Untuk mengurangi kekurangan huruf digunakan huruf X atau yang lain sesuai perjanjian.

Motode Karakter
Pendistribusian dengan metode karakter hamper sama dengan metode pendistribusian blok, namun perbedaannya metode karakter melakukan pendistribusian per karakter. Misalkan ada 3 kunci K1, K2, dan K3 dengan pesan ‘FACEBOOK’,
  F –> K1
  A –> K2
  C –> K3
  E –> K1
  B –> K2
  O –> K3
  O –> K1
  K –> K2

Motode Zig Zag
Pendistribusian dengan metode ini dilakukan dengan menukarkan huruf asli dengan huruf yang sudah memakai kunci K1 dan mencari huruf yang sama pada K2 dan K3, sehingga huruf yang menjadi teks kode/ chipertext adalah huruf dari persamaan C=K3 dan sebaliknya. Untuk menggunakan metode ini sebaiknya mempunyai 3 kunci atau lebih. Lebih jelasnya lihat contoh dibawah ini.
P1 : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
K1 : D O I S P U T R A B C E F G H J K L M N Q V W X Y Z
Huruf N pada P1 dikodekan ke K1 menjadi G –> K1 ke K2
P2 : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
K2 : N O T B A R E G C D F H I J K L M P Q S U V W X Y Z
Huruf G pada K2 dikodekan ke P2 menjadi H –> K2 ke K3
P3 : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
K3 : L O M B K I S A N D C E F G H J P Q R T U V W X Y Z
Huruf H pada K3 dikodekan ke P3 menjadi O –> C = K3, begitu seterusnya untuk huruf alphabet yang akan dikodekan.
Plaintext : NINJA ASASSIN MEMANG KEREN
Chipertext : OLOJPPRPRRLOESEPOKFSQSO
Kode kaisar ini memang menarik untuk dipelajari karena mempunyai banyak cara untuk pendistribusian kunci baik untuk monoalphabetic maupun untuk yang polyalphabetic. Dengan mempelajari kode kaisar ini diharapkan kita dapat memahami lebih jelas konsep dasar algoritma klasik karena merupakan dasar algoritma kriptografi modern yang berbasiskan byte maupun bit. Juga untuk memahami kelemahan sistem kode.
____________________________________________
Refrensi :
Ariyus, Dony. 2008. Pengantar Ilmu Kriptografi : Teori, Analisis, dan Implementasi. Yogyakarta: Andi Offset.
Churchhouse, Robert. 2001. Codes and Ciphers, Julius Caesar, the Enigma, and the Internet. UK: Cambridge University Press.
____________________________________________